"Selamat datang di Blog saya, Semoga bermanfaat :D "

Rabu, 25 Desember 2013

PROPOSAL PENELITIAN


PROPOSAL PENELITIAN

“PENGARUH CAHAYA TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN TUMBUHAN KACANG HIJAU”
v   
v   
v   
v   

DISUSUN OLEH :
 DINA ISNAENI ALIZA DEWI
12111144 / 3KA07 


UNIVERSITAS GUNADARMA
2013/2014


KATA PENGANTAR

Puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah memberikan rahmat dan hidayahnya khususnya bagi penulis yang telah menyelesaikan proposal penelitian yang berjudul “Pengaruh cahaya terhadap perkembangan dan pertumbuhan kacang hijau”
          Dalam menulis proposal penelitian ini, alhamdulillah penulis tidak mendapatkan kendala - kendala, sehingga penyelesaiannya dapat dikerjakan dengan baik. Selain itu penulis juga mengucapkan terima kasih kepada doseN sebagai pembimbing, orang tua dan semua orang yang terlibat yang telah memberikan dorongan dan motivasi sehingga proposal ini dapat terselesaikan.
          Disini penulis juga sampaikan, jika seandainya dalam penulisan proposal penelitian  ini terdapat hal – hal yang tidak sesuai dengan harapan, untuk itu penulis dengan senang hati menerima masukan, kritikan dan saran dari pembaca yang sifatnya membangun demi kesempurnaan proposal penelitian ini. Semoga apa yang di harapkan penulis dapat di capai dengan sempurna. Amin.



Depok, 27 Desember 2013

Penyusun





DAFTAR ISI




KATA PENGANTAR...........................................................................................................2
DAFTAR ISI...........................................................................................................................3
BAB I PENDAHULUAN
1.1  Latar Belakang Masalah……………………………………..............................4
1.2  Identifikasi Masalah................................................................................................4
1.3  Pembatasan Masalah...............................................................................................4
1.4  Perumusan Penelitian..………………………………………....................……....4
1.5  Tujuan Penelitian....................................................................................................5
1.6  Kegunaan Penelitian...............................................................................................5
BAB II LANDASAN TEORI DAN HIPOTESIS
            2.1 Landasan Teori........................................................................................................6
2.1.1 Faktor – faktor yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan..........................................................................................6
            2.2 Hipotesis..................................................................................................................9
BAB III METODELOGI PENELITIAN
3.1  Tempat dan Waktu Penelitian...............................................................................10
3.2  Metode Penelitian..................................................................................................10
3.3  Instrumen Penelitian..............................................................................................10
3.4  Teknik Analisis Data.............................................................................................11
BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN
4.1 Hasil.......................................................................................................................12
4.2 Pembahasan............................................................................................................12
BAB V PENUTUP
            5.1 Kesimpulan…………………………………………….........................………....13
            5.2 Saran………………………………………………………...............................13
DAFTAR PUSTAKA.............................................................................................................14







BAB I
PENDAHULUAN

1.1  Latar Belakang Masalah

Kacang hijau adalah sejenis tanaman budidaya dan palawija yang dikenal luas di daerah tropika. Tumbuhan yang termasuk polong-polongan ini memiliki banyak manfaat dalam kehidupan sehari-hari sebagai sumber bahan pangan berprotein nabati tinggi. Kacang hijau di Indonesia urutan ketiga terpenting sebagai tnaman pangan legum, setelah kedelai dan kacang tanah. Bagian paling bernilai ekonomi adalah bijinya. Bijinya direbus hingga lunak dan dimakan sebagi bubur aau dimakan langsung. Biji matang yang digerus dan dijadikan sebagai isi onde-onde, bakpau, atau gandas turi. Kecambah kacang hijau menjadi sayuran umum dimakan di kawasan Asia Timur dan Asia Tenggara dan dikenal sebagai tauge. Kacang hijau bila direbus cukup lama akan pecah dan pati yang terkandung dalam bijinya akan keluar dan mengental, menjadi semacam bubur. Tepung biji kacang hijau, disebut di pasaran sebagai hunkue, digunkan dalam pembuatan kue dan cenderung memebentuk gel. Tepung ini juga dapat dioalah menjadi mie yang deikenal dengan soun.

1.2  Identifikasi Masalah
            Tumbuhan yang tidak terkena sinar matahari pertambahan tingginya lebih cepat dibandingkan yang terkena sinar matahari. Namun, tumbuhnya menjadi  tidak normal.
·         Apakah ada perbedaan kecepatan tumbuh kecambah ditempat terang dan gelap?
·           Apa akibatnya jika kecambah disimpan ditempat gelap dalam waktu yang cukup lama, jelaskan!
·          Menurutmu mana yang lebih baik, pertumbuhan tanaman ditempat gelap atau ditempat terang?
·         Jelaskan pengaruh cahaya terhadap pertumbuhan tanaman?

1.3  Pembatasan Masalah
·         Pada Penelitian ini kami hanya meneliti ada atau tidak nya pengaruh cahaya terhadap pertumbuhan yang terdapat pda pertumbuhan kacang hijau.

1.4  Perumusan Masalah
a.  Apakah ada perbedaan kecepatan tumbuh kecambah ditempat terang dan gelap?
b.  Apa akibatnya jika kecambah disimpan ditempat gelap dalam waktu yang cukup lama, jelaskan!
c.   Menurutmu mana yang lebih baik, pertumbuhan tanaman ditempat gelap atau ditempat terang?
d.   Jelaskan pengaruh cahaya terhadap pertumbuhan tanaman?

1.5  Tujuan Penelitian
 Mempelajari serta untuk mengetahui pengaruh cahaya dan tidak ada cahaya terhadap pertumbuhan kecambah kacang hijau.
1.6  Kegunaan Penelitian
Kegunaan penelitian adalah kita dapat memberikan pengetahuan tentang pertumbuhan yang normal dan tidak normal pada biji kacanag hijau melalui karya tulis ilmiah yang kami buat ini.






BAB II
LANDASAN TEORI DAN HIPOTESIS

2.1 Landasan Teori

Kacang hijau adalah sejenis tanaman budidaya dan palawija yang dikenal luas di daerah tropika. Tumbuhan yang termasuk polong-polongan ini memiliki banyak manfaat dalam kehidupan sehari-hari sebagai sumber bahan pangan berprotein nabati tinggi.
Pertumbuhan dan perkembangan merupakan salah satu ciri organisme, pertumbuhan merupakan proses pertambahan ukuran (volume) dan jumlah sel yang tidak dapat balik (irreversible). Artinya individu yang telah tumbuh besar tidak akan kembali lagi keukuran semula. Perkembangan merupakan suatu perubahan teratur dan sering kali menuju keadaan yang lebih tinggi atau kompleks atau kedewasaan. Perkembangan dapat juga dikatakan sebagai suatau seri perubahan pada organisme yang terjadi selama daur hidupnya yang meliputi pertumbuhan dan diferensiasi (spesifikasi). Pertumbuhan dapat diukur, sedangakan perkembangan tidak dapat. Pertumbuhan dan perkembangan pada makhluk hidup berlangsung secara bersamaan.
Pertumbuhan dan perkembangan pada biji diawali dari perkecambahan. Pada embrio atau lembaga terdapat plumula yang tumbuh menjadi batang, daun, radikula yang tumbuh menjadi akar. pada akhir perkecambahan, tumbuhan membentuk akar, batang dan daun.pada ujung batang dan akar terdapat sel-sel yang senantiasa membelah diri yang di kenal dengan jaring meristem ujung.

   2.1.1 Faktor – faktor yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan

            Pertumbuhan dan perkembangan merupakan hasil interaksi antara factor luar dan factor dalam.faktor luar antara lain, makanan, air, cahaya dan lingkungan. Faktor dalam antara lain, sifat genetis yang ada didalam gen dan hormon yang merangsang pertumbuhan.


Faktor Luar/Eksternal

            Faktor luar atau lingkungan adalah faktor yang ada di sekeliling organisme. faktor lingkungan ini misalnya, makanan, air, cahaya, suhu, udara dan kelembapan. aktifitas makluk hidup juga ikut mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan.

a.    Makanan dan air
Tumbuhan memproleh makanan yang brbeda.makanan tersebut merupa unsur dan senyawa kimia. Zat makanan diperlukan sebagai sumber energi dan sumber materi untuk sintesi berbagai komponen sel yang diperlukan selama pertumbuhan. Tumbuhan dapat membuat makanannya sendiri yaitu dengan cara fotosintesis. tumbuhan membutuhkan zat anorganik yang umumnya diambil dari dalam tanah  dalam bentuk ion, dan CO2 diambil dari udara. beberapa unsure dibutuhkan dalam jumlah banyak, unsur tersebut dinamakan unsur makro atau makronutrien, misalnya C (karbon), P (fosforus), dan Mg (magnesium). Sedangkan unur-unsur yang dibutuhkan dalam jumlah sedikit disebut unsur mikro atau mikronutrien, misalnya Zn (Zink), Mn(mangan) dan Ca (kalsium).
Tumbuhan yang kekurangan makanan akan terhambat pertumbuhanya. contohnya kekurangan zat besi dan magnesium dapat mengakibatkan Klorosis. klorosis menyebabkan tumbuhan berwarna pucat dan akhirnya mati.kekurangan Fosforus mengakibatkan daun berbercak kemerahan yang selanjutnya menyebabkan daun cepat rusak.
Pengambilan garam mineral dari dalam tanah pada umunya bersamaan dengan pengambilan air. air sangat berperan sebagai pelarut bagi kebanyakan reaksi dalam tubuh makhluk hidup. pada tumbuhan ,kekurang air akan meningkatkan sintesi adsisin, yaitu suatu hormon yang dapat menghambat pertumbuhan. 

b.   Cahaya
Merupakan faktor utama sebagai energi dalam fotosintesis, untuk menghasilkan energi. Kekurangan cahaya akan mengga nggu proses fotosintesis dan pertumbuhan, meskipun kebutuhan cahaya tergantung pada jenis tumbuhan. Kekuranagan cahaya pada saat pertumbuhan berlangsung akan menimbulkan gejala etiolasi, dimana batang kecambah akan tumbuh lebih cepat, namun lemah dan daunnya berukuran lebih kecil, tipis, pucat. Pengaruh cahaya bukan hanya tergantung kepada fotosintesis (kuat penyinaran) saja, namun ada faktor lain yang terdapat pada cahaya, yaitu berkaitan dengan panjang gelombangnya. Penelitian yang dilakukan oleh Hendrick dan Berthwick pada tahun 1984, menunjukan cahaya yang berpengaruh terhadap pertumbuhan adalah pada spektrum merah dengan panjang gelombang 660nm. Percobaan dengan menggunakan spektrum infra merah dengan panjang gelombang 730nm memberikan pengaruh yang berlawanan. Substansi yang merspon spektrum cahaya adalah fitakram suatu protein warna pada tumbuhan yang mengandung susunan atom khusus yang mengabsorpsi cahaya.

c.    Suhu
Semua makhluk hidup memerlukan suhu tertentu untuk kelangsungan hidupnya.suhu mempengaruhi kerja enzim.pada tumbuhan, perubahan suhu dapat mempengaruhi pertumbuhan, reproduksi, fotosintesi, respirasi dan transpirasi. Suhu optimum untuk pertumbuhan tumbuhan adalah 10-38’C dan pada umumnya tumbuhan tidak dapat tumbuh dibawah suhu 0’C dan diatas 45’C.

d.   Udara (Oksigen)
Pada tumbuhan ,untuk melakukan proses fotosintesis sangat dibutuhkan udara yakni karbondioksida, dimana tumbuhan menghirup karbondioksida pada siang hari sedangkan pada malam harinya tumbuhan menghirup oksigen.

e.    Kelembapan
Pada tumbuhan, udara yang lembab mencegah proses penguapan air, sehingga penyerapan air dan garam mineral dari dalam tanah semakin sedikit. Jika kelembapan udara rendah, penguapan akan meningkat sehingga penyerapan air dan garam mineral terlarut pun semakin banyak.


Faktor Dalam / Internal
·     Faktor Intrasel, yaitu Faktor yang disebabkan oleh Gen.
·     Faktor intersel, yaitu Faktor yang ada diantara sel seperti Hormon Fitohormon dan zat tubuh.

Macam-macam Hormon pada tumbuhan.
a.    Auksin. Berfungsi,
·     Berperan dalam Pertumbuhan untuk memacu proses pemanjangan sel.
·     Merangsang cambium untuk membentuk Xilem dan Floem memelihara elastisitas,dinding sel primer.
·     Menghambat rontoknya buah dan gugurnya daun, serta pembentukan Partenokarpi (Pembentukan buah tanpa biji), akar lateral dan serabut akar.
b.    Giberelin. Berfungsi,
·      Berpengaruh terhadap perkembangan dan perkecambahan embrio.
·      Merangsang pembentukan enzim amylase.
·      Mencegah kekerdilan tumbuhan, pembentukan biji.
c.    Etilen. Berfungsi,
·     Berperan dalam proses pematangan buah dan kerontokan daun.
·     Merangsang proses pembentukan bunga.
d.    Sitokinin. Berfungsi,
·      Berperan dalam proses pembelahan sel.
·      Merangsang pembentukan akar, batang, cabang akar dan pucuk.
·      Menghambat proses penuaan .
e.    Asam Absisat (ABA). Berfungsi,
·      Berperan dalam proses penuaan dan rontoknya daun, mempertahankannya tumbuh pada lingkungan yang buruk.
f.     Kalin
·      Berperan dalam proses organogenesis (Pembentukan Organ.
1. Rizhokalin, pembentukan akar.
2. Kaulokalin, pembentukan batang.
3. Filokalin, pembentukan daun.
4. Antokalin, pembentukan bunga.
g.    Asam Traumali.
·   Berperan dalam proses regenerasi sel apabila tumbuhan mengalami kerusakan jaringan atau terluka.





2.2 Hipotesis

a.  Adanya perbedaaan pertumbuhan kecambah ditempat terang dan gelap.
b.  Apabila tanaman kacang hijau disimpan ditempat yang tidak    memiliki sinar matahari dalam waktu yang lama, maka tumbuhan tersebut akan mati. 
c.  Menurut saya lebih baik pertumbuhan tanaman kacang hijau
ditempat terang karna pada tanaman ditempat terang mendapat sinar matahari yang dapat membantu tumbuhan untuk berfotosintesis untuk memasak makanannya sendiri.
d.  Pengaruh cahaya bagi tumbuhan sebagai pembantu dalam
proses fotosintesis yang dapat menghasil zat makan yang dapat dipergunakan oleh tumbuhan itu sendiri untuk proses pertumbuhan dan perkembangan.





BAB III
METODELOGI PENELITIAN


3.1 Tempat dan Waktu Penelitian
Lokasi yang saya ambil sebagia tempat penelitian yaitu di rumah, dan waktu penelitian yaitu selama 6 hari.
3.2 Metode Penelitian
1.    Menyiapkan alat dan bahan.
2.    Rendam 20 biji kacang hijau kira-kira 1 jam.
3.    Memasukkan  tanah hitam kedalam masing-masing pelibet, lalu memberinya sedikit air & beri keterangan polibet  A dan polibet  B.
4.    Setelah itu tanamlah biji kacang hijau yang telah direndam tadi ke dalam polibet yang masing-masing sebanyak 10 biji dan  letakan potlibet yang telah ditanami kacang hijau di tempat berbeda, yaitu polibet A ditempat terang dan polibet B ditempat yang gelap / tidak ada sinar matahari.
5.    Menyirami tanaman kacang hijau pada polibet A setiap hari dan polibet B tidak disiram.
6.    Mengukur tinggi tiap-tiap tanaman kacang hijau setiap hari dengan penggaris.
7.    Mengamati perbedaan-perbedaan tinggi yang terjadi antara tanaman di polibet A dan polibet B.
8.    Mencatat hasil pengukuran dan pengamatan kedalam tabel hasil penelitian dengan menggunakan pulpen.
9.    Buatlah rata-rata tinggi dalam 1 hari.
10.  Lakukan pengukuran selama 6 hari dan buatlah tabel beserta grafiknya.


3.3 Instrumen Penelitian

1.    Alat :
·         Penggaris
·         Pulpen
·         Kertas
2. Bahan :
·         2 buah pelibet
·         Tanah hitam secukupnya
·         20 biji kacang hijau


3.4  Teknik Analisis Data
1.  Primer.
·      Data yang diperoleh dari hasil penelitian yang berupa data-data yang berupa angka maupun gambar yang diambil langsung  pada tanaman yang di teliti.
2.  Sekunder.
·      Data yang diperoleh dari teoritis serta wacana-wacana yang membahas tentang apa yang kita teliti, serta informasi yang didengar.





BAB IV
HASIL DAN PEMBAHASAN


4.1  Hasil Data Tabel

            A. Pertumbuhan Kecambah di Tempat Terang
Hari/ tanggal
Tinggi Kecambah (dalam cm)
Rata-rata
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
1.   21 Des 2013
2
0
1.5
0
0
0
0
Mati
Mati
Mati
0.35
2.   22 Des 2013
4
1
1.5
0
1
0
0
Mati
Mati
Mati
0.9
3.   23 Des 2013
5
3
5.5
2
3.5
5
0
Mati
Mati
Mati
2.4
4.   24 Des 2013
6.5
3.5
6.5
3
4.5
7
0
Mati
Mati
Mati
3.1
5.   25 Des 2013
8
3.6
7.5
3.8
6.5
8.5
2
Mati
Mati
Mati
3.99
6.   26 Des 2013
9.5
4
8.5
3.8
7.5
10.5
5.2
Mati
Mati
Mati
4.9

            B. Pertumbuhan Kecambah di Tempat Gelap          
Hari/ tanggal
Tinggi Kecambah (dalam cm)
Rata-rata
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
1.   21 Des 2013
2.3
3
1.8
1
1
1.2
2
0
Mati
Mati
1.22
2.   22 Des 2013
4.5
5
4.7
3
3.5
3.6
4.2
0
Mati
Mati
2.85
3.   23 Des 2013
14
14.5
11
13.7
14
14.5
11.7
9.5
Mati
Mati
10.29
4.   24 Des 2013
17
20.5
16.5
14
18
17.1
16.5
13.5
Mati
Mati
13.31
5.   25 Des 2013
20
23
21
16.5
22
20
20
17
Mati
Mati
15.95
6.   26 Des 2013
21.3
24.6
23.5
17.5
23
21.5
21
21
Mati
Mati
17.3
                       
4.2 Pembahasan

Cahaya matahari sangat penting dalam proses pertumbuhan pada tumbuhan. Khususnya pada tumbuhan yang berklorofil, cahaya matahari sangat menentukan pada proses fotosintesis. Fotosintesis adalah proses dasar pada tumbuhan untuk menghasilkan makanan. Makanan yang dihasilkan akan menentukan ketersediaan energi untuk pertumbuhan dan perkembangan pada tumbuhan. Oleh karena itu, adanya cahaya atau tidak sangat berpengaruh pada pertumbuhan tumbuhan. Pada percobaan ini kecambah yang berada pada tempat gelap lebih cepat tumbuh. Hal ini, karena kekuranagan cahaya pada saat pertumbuhan berlangsung akan menimbulkan gejala etiolasi, dimana batang kecambah akan tumbuh lebih cepat, namun lemah dan daunnya berukuran lebih kecil, tipis, pucat.sedangkan yang berada pada tempat gelap lambat tumbuhnya. Tetapi saat kecambah sudah tumbuh, kecambahnya tumbuh dengan batang yang kuat dan daunnya besar juga tebal.






BAB V
 PENUTUP


5.1. Kesimpulan
            Dalam proses pertumbuhan sangat di perlukan cahaya matahari, sebab di gunakan tumbuhan untuk proses fotosintesis. Yang mana fotosintesis adalah proses dasar pada tumbuhan untuk menghasilkan makanan. Pertumbuhan kecambah kacang hijau lebih cepat tumbuh di tempat gelap di bandingkan di tempat terang. Hal ini  sebabkan di tempat gelap, zat-zat makanan hanya di bentuk untuk batang, sehingga tidak melakukan proses fotosintesis, sedangkan di tempat terang juga untuk batang dan proses fotosintesis begitu juga untuk ditempat samar-samar cahaya namun itu semua tergantung banyak atau tidaknya cahaya matahari yang menyinarinya. Jadi, pengaruh cahaya matahari sangat besar bagi pertumbuhan pada tumbuhan.

5.2. Saran
            Sebaiknya jika kita ingin berkebun misalnya ingin menanam kacang hijau maka, kita harus mencari inisiatif untuk menjaga kelangsungan kehidupan pertumbuhan tumbuhan itu. Dengan salah satu cara yaitu, kita harus menanamnya diluar ruangan, agar ia mendapat sinar matahari yang cukup.





DAFTAR PUSTAKA

- Prawirohartono, slamet. 2004. Biologi SMA Kelas 1. Bumi Aksara. Jakarta.

- Setyaningsih, Eko. 2007. Biologi SMA Kelas 2. Sinar Grafika. Jakarta.

- Piadi Arif, Tri Silawati. 2007.Sains Biologi Kelas 3. Yudhistira.

Situs Web :
Halaman sebagai pedoman kerangka laporan ini.

Halaman untuk pengaruh media tanam pada kecambah.

Halaman untuk pengaruh media tanam pada kecambah.

Halaman untuk contoh laporan biologi.

Halaman Format Laporan Penelitian.

Science http://www.blogger.com/pengamatan-pertumbuhan-biji-kacanghijau.html
Halaman contoh laporan pengamatan pertumbuhan biji kacang hijau.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar