"Selamat datang di Blog saya, Semoga bermanfaat :D "

Sabtu, 21 Juni 2014

MANFAAT CABAI BAGI TUBUH

 
Siapa sih yang tidak mengenal salah satu tumbuhan herba dan juga termsuk bumbu dapur  ini. Apalagi masyarakat padang sangat membutuhkan cabai untuk makanan khasnya. Rasanya yang pedas menjadikannya banyak yang menyukai tapi banyak juga yang menghindari bagi yang tidak suka pedas.
Namun, siapa yang sangka bahwa dibalik rasa pedas yang ditimbulkan ketika mengkonsumsi cabai ada Kandungan dan Manfaat Cabai Bagi Tubuh, salah satunya asalah kandungan nutrisi dan Vitamin C yang tinggi bahkan melebihi kandungan yang ada pada jeruk..Luar biasa bukan?
Seperti yang diungapkan sebelumnya, kandungan dalam cabai sangat tinggi khususnya vitamin C, namun bukan hanya vitamin C saja yang ada pada cabai. 
  1. Vitamin A terdapat pada cabai bermanfaat untuk kesehatan mata.
  2. Cabai juga mengandung antioksidan yang mampu mengankal radikal bebas ketika masuk kedalam tubuh, terutama pada cabai hijau.
  3. Kandungan dan Manfaat Cabai bagi Tubuh yang lainnya adalah terdapatnya sel-sel kanker yang bermanfaat untukmencegah tersernganya penyakit kanker.
Berikut adalah Manfaat Cabai Bagi Tubuh
Kami kelompokan dari berbagai sumber untuk kandungan dan manfaat cabai bagi tubuh. Semoga bermanfaat:
  • Cabai Sebagai Penyembuh Luka
Pernahkah anda mendengar tentang ini? ketika anda teriris atau luka yang anda cari adalah obat merah, walaupun menggunakannya rasa sakit akan tetap terasa. Cabai memiliki peran dalam hal ini. Alternatif obat merah yang tidak mencegah infeksi tapi juga meredakan rasa nyeri dan pendarahan sehingga mempercepat proses penyembuhan. Caranya adalah cabe merah dikeringkan kemudian ditumbuk sampai halus. Setelah itu taburkan pada luka anda.
Bubuk cabai tersebut tidak akan memberikan rasa perih atau sakit pada luka anda, justru sebaliknya, cabai akan menghentikan dengan cepat pendarahan yang ada karena adanya zat capsaicin pada cabe merah yang menghilangkan rasa sakit.
  • Cabai Sebagai pereda Demam Tinggi
Kandungan dan Manfaat Cabai Bagi Tubuh yang lain adalah sebagai pereda demam tinggi. Dibandingkan dengan pengobatan konvensional mengatasi demam dengan cabai sangat efektif, murah dan cepat. Namun, yang dipakai bukanlah buah cabai nya melainkan daunnya. Untuk caranya nanti di terbitkan artikel khususnya ya...
  • Cabai Sebagai Cara Merdakan Pilek dan Hidung Tersumbat
Keadaan ini memang sangat mengganggu yang herbals. Ketika pilek ataupun hidung tersumbat aktifitas jadi terganggu dan indra penciuman pun terhambat. Tidak perlu khawatir karena cabai mengandung capcaisin yang dapat mengencerkan lendir yang tersumbat dalam rongga hidung sehingga menjadi encer dan keluar. Akibatnya hidung tidak tersumbat lagi,  hal ini juga berlaku bagi sinusitis dan batuk berdahak.
  • Cabai dapat Mencegah Stroke
Salah satu penyakit yang umum diderita adalah stroke, faktor resiko penyebab stroke sangat banyak salah satunya adalah darah tinggi. tapi dengan cabai dapat memperkecil resiko terkena stroke penyumbatan pembuluh darah, impotensi dan jantung koroner serta mengurangi terjadinya penggumpalan darah.
  • Meringankan Sakit Kepala dan Nyeri Sendi 
Para Herbals pasti tahu dong kalau lagi pusing dan stress makanlah yang pedas-pedas. Itu bukan ucapan tanpa arti loh....karena nasihat itu ada benarnya. Rasa pedas yang disebabkan capcaisin dapat menghalangi aktivitas otak ketika menerima sinyal rasa sakit dari pusat sistem saraf. Tersumbatnya perjalanan ini dapat mengurangi rasa sakit yang diderita.
  • Cabai Meningkatkan Nafsu Makan 
Hal ini tentu berlaku bagi orang yang menykai pedas, tapi bukan karena hal itu saja. Capcaisin dapat merangsang produksi hormon endorphin, hormon yang mampu membangkitkan rasa nikmat dan kebahagiaan. Pada akhirnya nafsu makan akan bertambah.
Sumber : http://www.djoeragantempe.com/7-manfaat-cabe-untuk-kesehatan/

Nah, itulah Kandungan dan Manfaat Cabai Bagi Tubuh. Tapi jangan lupa ya semua dalam batas atau kadar yang seimbang, karena jika berlebihan efeknya bisa berbahaya juga seperti perut mulas. Semoga bermanfaat.
 
sumber :http://apotek-herbals.blogspot.com/2013/04/kandungan-dan-manfaat-cabai-bagi-tubuh.html 

Manfaat dan khasiat cabai bagi kesehatan

Capsaicin: Cabai mengandung vitamin C dan Vitamin A mengandung beta-karoten, yaitu jenis antioksidan yang kuat. Antioksidan ini berguna untuk menangkal dampak akibat radikal bebas, sehingga dapat menjaga kulit untuk senantiasa awet muda. Biasanya, bahan-bahan radikal bebas akan ikut dalam sirkulasi tubuh, dan akan menyebabkan kerusakan sel yang besar. Radikal bebas dapat merusak saraf dan pembuluh darah, yang bisa menyebabkan penyakit seperti diabetes.
Detoxicants: Cabai juga bertindak sebagai pendetoks alami, karena dapat membersihkan  limbah dari tubuh kita dan akan meningkatkan asupan nutrisi  ke jaringan tubuh. Cabai juga bertindak sebagai detoxicants pencernaan, sehingga  membantu dalam proses pencernaan makanan.
Penghilang rasa sakit: Cabai akan merangsang pelepasan endorfin yang menimbulkan efek penghilang rasa sakit alami. Karena hal ini, cabai akan mengurangi rasa sakit akibat karena herpes, diabetes, rematik serta kejang otot di bahu.
Antibiotik: Cabai akan mempercepat membawa darah segar ke daerah infeksi, sehingga darah dengan cepat untuk melawan infeksi. Sel-sel darah putih dan leukosit terbetuk karena perang antara darah dan bakteri.
Otak: Capsaicin merangsang otak untuk mengeluarkan endorfin,  dan ini akan memberikan rasa nikmat ketika ditelan. Ini alasan kenapa orang menjadi kecanduan makan cabai, walaupun sebelumnya pernah kapok karena merasa kepedasan.
Kanker: Telah banyak diketahui bahwa,  vitamin C, asam beta-karoten dan folat yang ditemukan dalam cabai mengurangi akan risiko kanker usus besar. Cabai seperti cabai merah mengandung  lycopene cartonoid, yang berguna untuk mencegah penyakit kanker.
Serangan Jantung: cabai mengandung vitamin B6 dan asam folat. Vitamin B mengurangi tingkat homocysteine ​​yang tinggi. Tingkat homocysteine ​​tinggi  dapat menyebabkan kerusakan pembuluh darah, dan ini berkaitan dengan risiko  meningkatnya serangan jantung dan stroke.Selain itu, cabai  juga akan mengubah homocysteine ​​menjadi molekul lain yang bermanfaat bagi kadar kolesterol.
Penyakit paru-paru:Cabai membantu mengatasi  hidung tersumbat, dengan jalan meningkatkan metabolisme. Hal inilah yang akan membantu melebarkan saluran udara padaparu-paru yang akan mengurangi asma dan mengi.  Asap r*k ok mengandung zat kimia seperti benzopyrene, yang dapat merusak vitamin A dalam tubuh. Vitamin A dalam cabai akan mengurangi radang paru-paru dan emfisema, yang  disebabkan karena kebiasaan mer*k ok.

Efek samping mengkonsumsi cabai

Begitu besar kandungan  nilai gizi dan manfaat cabai, namun pada beberapa kasus, cabai juga bisa menimbulkan masalah. Untuk itu, batasi konsumsi anda terhadap cabai yang diluar kemampuan tubuh anda.
Yang menimbulkan rasa pedas pada cabai adalah kandungan capsaicin, walaupun bermanfaat, namun ini dimakan dapat menyebabkan iritasi parah, dan rasa panas pada mulut, lidah dan tenggorokan.
Pada awalnya capsaicin dalam cabai akan menimbulkan peradangan,  ketika mulai kontak dengan selaput lendir halus pada rongga mulut, tenggorokan dan perut, sehingga  segera menghasilkan sensasi panas melalui ujung saraf bebas di mukosa. Makan yoghurt yang dingin dapat membantu mengurangi rasa nyeri terbakar, karena yoghurt akan pengenceran konsentrasi capsaicin dan mencegah kontak dengan dinding perut.
Hindari menyentuh mata dengan jari-jari yang terkontaminasi zat dari cabai yang terbuka. Bilas mata terkena cabai, benamkan mata secara menyeluruh dalam air dingin untuk mengurangi iritasi. Cabai juga dapat memperburuk kondisi refluks gastro esofagus (GER) yang ada.
Senyawa kimia tertentu seperti aflatoksin (hasil dari jamur) yang ditemukan pada cabai telah diketahui dapat menyebabkan kanker lambung, hati dan usus. untuk itu, pastikan cabai yang anda dapatkan adalah cabai yang segar dan sehat.
- See more at: http://www.tipscaramanfaat.com/kandungan-dan-manfaat-cabe-bagi-kesehatan-225.html#sthash.6f9aGcJl.dpu

Manfaat dan khasiat cabai bagi kesehatan

Capsaicin: Cabai mengandung vitamin C dan Vitamin A mengandung beta-karoten, yaitu jenis antioksidan yang kuat. Antioksidan ini berguna untuk menangkal dampak akibat radikal bebas, sehingga dapat menjaga kulit untuk senantiasa awet muda. Biasanya, bahan-bahan radikal bebas akan ikut dalam sirkulasi tubuh, dan akan menyebabkan kerusakan sel yang besar. Radikal bebas dapat merusak saraf dan pembuluh darah, yang bisa menyebabkan penyakit seperti diabetes.
Detoxicants: Cabai juga bertindak sebagai pendetoks alami, karena dapat membersihkan  limbah dari tubuh kita dan akan meningkatkan asupan nutrisi  ke jaringan tubuh. Cabai juga bertindak sebagai detoxicants pencernaan, sehingga  membantu dalam proses pencernaan makanan.
Penghilang rasa sakit: Cabai akan merangsang pelepasan endorfin yang menimbulkan efek penghilang rasa sakit alami. Karena hal ini, cabai akan mengurangi rasa sakit akibat karena herpes, diabetes, rematik serta kejang otot di bahu.
Antibiotik: Cabai akan mempercepat membawa darah segar ke daerah infeksi, sehingga darah dengan cepat untuk melawan infeksi. Sel-sel darah putih dan leukosit terbetuk karena perang antara darah dan bakteri.
Otak: Capsaicin merangsang otak untuk mengeluarkan endorfin,  dan ini akan memberikan rasa nikmat ketika ditelan. Ini alasan kenapa orang menjadi kecanduan makan cabai, walaupun sebelumnya pernah kapok karena merasa kepedasan.
Kanker: Telah banyak diketahui bahwa,  vitamin C, asam beta-karoten dan folat yang ditemukan dalam cabai mengurangi akan risiko kanker usus besar. Cabai seperti cabai merah mengandung  lycopene cartonoid, yang berguna untuk mencegah penyakit kanker.
Serangan Jantung: cabai mengandung vitamin B6 dan asam folat. Vitamin B mengurangi tingkat homocysteine ​​yang tinggi. Tingkat homocysteine ​​tinggi  dapat menyebabkan kerusakan pembuluh darah, dan ini berkaitan dengan risiko  meningkatnya serangan jantung dan stroke.Selain itu, cabai  juga akan mengubah homocysteine ​​menjadi molekul lain yang bermanfaat bagi kadar kolesterol.
Penyakit paru-paru:Cabai membantu mengatasi  hidung tersumbat, dengan jalan meningkatkan metabolisme. Hal inilah yang akan membantu melebarkan saluran udara padaparu-paru yang akan mengurangi asma dan mengi.  Asap r*k ok mengandung zat kimia seperti benzopyrene, yang dapat merusak vitamin A dalam tubuh. Vitamin A dalam cabai akan mengurangi radang paru-paru dan emfisema, yang  disebabkan karena kebiasaan mer*k ok.

Efek samping mengkonsumsi cabai

Begitu besar kandungan  nilai gizi dan manfaat cabai, namun pada beberapa kasus, cabai juga bisa menimbulkan masalah. Untuk itu, batasi konsumsi anda terhadap cabai yang diluar kemampuan tubuh anda.
Yang menimbulkan rasa pedas pada cabai adalah kandungan capsaicin, walaupun bermanfaat, namun ini dimakan dapat menyebabkan iritasi parah, dan rasa panas pada mulut, lidah dan tenggorokan.
Pada awalnya capsaicin dalam cabai akan menimbulkan peradangan,  ketika mulai kontak dengan selaput lendir halus pada rongga mulut, tenggorokan dan perut, sehingga  segera menghasilkan sensasi panas melalui ujung saraf bebas di mukosa. Makan yoghurt yang dingin dapat membantu mengurangi rasa nyeri terbakar, karena yoghurt akan pengenceran konsentrasi capsaicin dan mencegah kontak dengan dinding perut.
Hindari menyentuh mata dengan jari-jari yang terkontaminasi zat dari cabai yang terbuka. Bilas mata terkena cabai, benamkan mata secara menyeluruh dalam air dingin untuk mengurangi iritasi. Cabai juga dapat memperburuk kondisi refluks gastro esofagus (GER) yang ada.
Senyawa kimia tertentu seperti aflatoksin (hasil dari jamur) yang ditemukan pada cabai telah diketahui dapat menyebabkan kanker lambung, hati dan usus. untuk itu, pastikan cabai yang anda dapatkan adalah cabai yang segar dan sehat.
- See more at: http://www.tipscaramanfaat.com/kandungan-dan-manfaat-cabe-bagi-kesehatan-225.html#sthash.6f9aGcJl.dpuf

Manfaat dan khasiat cabai bagi kesehatan

Capsaicin: Cabai mengandung vitamin C dan Vitamin A mengandung beta-karoten, yaitu jenis antioksidan yang kuat. Antioksidan ini berguna untuk menangkal dampak akibat radikal bebas, sehingga dapat menjaga kulit untuk senantiasa awet muda. Biasanya, bahan-bahan radikal bebas akan ikut dalam sirkulasi tubuh, dan akan menyebabkan kerusakan sel yang besar. Radikal bebas dapat merusak saraf dan pembuluh darah, yang bisa menyebabkan penyakit seperti diabetes.
Detoxicants: Cabai juga bertindak sebagai pendetoks alami, karena dapat membersihkan  limbah dari tubuh kita dan akan meningkatkan asupan nutrisi  ke jaringan tubuh. Cabai juga bertindak sebagai detoxicants pencernaan, sehingga  membantu dalam proses pencernaan makanan.
Penghilang rasa sakit: Cabai akan merangsang pelepasan endorfin yang menimbulkan efek penghilang rasa sakit alami. Karena hal ini, cabai akan mengurangi rasa sakit akibat karena herpes, diabetes, rematik serta kejang otot di bahu.
Antibiotik: Cabai akan mempercepat membawa darah segar ke daerah infeksi, sehingga darah dengan cepat untuk melawan infeksi. Sel-sel darah putih dan leukosit terbetuk karena perang antara darah dan bakteri.
Otak: Capsaicin merangsang otak untuk mengeluarkan endorfin,  dan ini akan memberikan rasa nikmat ketika ditelan. Ini alasan kenapa orang menjadi kecanduan makan cabai, walaupun sebelumnya pernah kapok karena merasa kepedasan.
Kanker: Telah banyak diketahui bahwa,  vitamin C, asam beta-karoten dan folat yang ditemukan dalam cabai mengurangi akan risiko kanker usus besar. Cabai seperti cabai merah mengandung  lycopene cartonoid, yang berguna untuk mencegah penyakit kanker.
Serangan Jantung: cabai mengandung vitamin B6 dan asam folat. Vitamin B mengurangi tingkat homocysteine ​​yang tinggi. Tingkat homocysteine ​​tinggi  dapat menyebabkan kerusakan pembuluh darah, dan ini berkaitan dengan risiko  meningkatnya serangan jantung dan stroke.Selain itu, cabai  juga akan mengubah homocysteine ​​menjadi molekul lain yang bermanfaat bagi kadar kolesterol.
Penyakit paru-paru:Cabai membantu mengatasi  hidung tersumbat, dengan jalan meningkatkan metabolisme. Hal inilah yang akan membantu melebarkan saluran udara padaparu-paru yang akan mengurangi asma dan mengi.  Asap r*k ok mengandung zat kimia seperti benzopyrene, yang dapat merusak vitamin A dalam tubuh. Vitamin A dalam cabai akan mengurangi radang paru-paru dan emfisema, yang  disebabkan karena kebiasaan mer*k ok.

Efek samping mengkonsumsi cabai

Begitu besar kandungan  nilai gizi dan manfaat cabai, namun pada beberapa kasus, cabai juga bisa menimbulkan masalah. Untuk itu, batasi konsumsi anda terhadap cabai yang diluar kemampuan tubuh anda.
Yang menimbulkan rasa pedas pada cabai adalah kandungan capsaicin, walaupun bermanfaat, namun ini dimakan dapat menyebabkan iritasi parah, dan rasa panas pada mulut, lidah dan tenggorokan.
Pada awalnya capsaicin dalam cabai akan menimbulkan peradangan,  ketika mulai kontak dengan selaput lendir halus pada rongga mulut, tenggorokan dan perut, sehingga  segera menghasilkan sensasi panas melalui ujung saraf bebas di mukosa. Makan yoghurt yang dingin dapat membantu mengurangi rasa nyeri terbakar, karena yoghurt akan pengenceran konsentrasi capsaicin dan mencegah kontak dengan dinding perut.
Hindari menyentuh mata dengan jari-jari yang terkontaminasi zat dari cabai yang terbuka. Bilas mata terkena cabai, benamkan mata secara menyeluruh dalam air dingin untuk mengurangi iritasi. Cabai juga dapat memperburuk kondisi refluks gastro esofagus (GER) yang ada.
Senyawa kimia tertentu seperti aflatoksin (hasil dari jamur) yang ditemukan pada cabai telah diketahui dapat menyebabkan kanker lambung, hati dan usus. untuk itu, pastikan cabai yang anda dapatkan adalah cabai yang segar dan sehat.
- See more at: http://www.tipscaramanfaat.com/kandungan-dan-manfaat-cabe-bagi-kesehatan-225.html#sthash.6f9aGcJl.dpuf

Manfaat dan khasiat cabai bagi kesehatan

Capsaicin: Cabai mengandung vitamin C dan Vitamin A mengandung beta-karoten, yaitu jenis antioksidan yang kuat. Antioksidan ini berguna untuk menangkal dampak akibat radikal bebas, sehingga dapat menjaga kulit untuk senantiasa awet muda. Biasanya, bahan-bahan radikal bebas akan ikut dalam sirkulasi tubuh, dan akan menyebabkan kerusakan sel yang besar. Radikal bebas dapat merusak saraf dan pembuluh darah, yang bisa menyebabkan penyakit seperti diabetes.
Detoxicants: Cabai juga bertindak sebagai pendetoks alami, karena dapat membersihkan  limbah dari tubuh kita dan akan meningkatkan asupan nutrisi  ke jaringan tubuh. Cabai juga bertindak sebagai detoxicants pencernaan, sehingga  membantu dalam proses pencernaan makanan.
Penghilang rasa sakit: Cabai akan merangsang pelepasan endorfin yang menimbulkan efek penghilang rasa sakit alami. Karena hal ini, cabai akan mengurangi rasa sakit akibat karena herpes, diabetes, rematik serta kejang otot di bahu.
Antibiotik: Cabai akan mempercepat membawa darah segar ke daerah infeksi, sehingga darah dengan cepat untuk melawan infeksi. Sel-sel darah putih dan leukosit terbetuk karena perang antara darah dan bakteri.
Otak: Capsaicin merangsang otak untuk mengeluarkan endorfin,  dan ini akan memberikan rasa nikmat ketika ditelan. Ini alasan kenapa orang menjadi kecanduan makan cabai, walaupun sebelumnya pernah kapok karena merasa kepedasan.
Kanker: Telah banyak diketahui bahwa,  vitamin C, asam beta-karoten dan folat yang ditemukan dalam cabai mengurangi akan risiko kanker usus besar. Cabai seperti cabai merah mengandung  lycopene cartonoid, yang berguna untuk mencegah penyakit kanker.
Serangan Jantung: cabai mengandung vitamin B6 dan asam folat. Vitamin B mengurangi tingkat homocysteine ​​yang tinggi. Tingkat homocysteine ​​tinggi  dapat menyebabkan kerusakan pembuluh darah, dan ini berkaitan dengan risiko  meningkatnya serangan jantung dan stroke.Selain itu, cabai  juga akan mengubah homocysteine ​​menjadi molekul lain yang bermanfaat bagi kadar kolesterol.
Penyakit paru-paru:Cabai membantu mengatasi  hidung tersumbat, dengan jalan meningkatkan metabolisme. Hal inilah yang akan membantu melebarkan saluran udara padaparu-paru yang akan mengurangi asma dan mengi.  Asap r*k ok mengandung zat kimia seperti benzopyrene, yang dapat merusak vitamin A dalam tubuh. Vitamin A dalam cabai akan mengurangi radang paru-paru dan emfisema, yang  disebabkan karena kebiasaan mer*k ok.

Efek samping mengkonsumsi cabai

Begitu besar kandungan  nilai gizi dan manfaat cabai, namun pada beberapa kasus, cabai juga bisa menimbulkan masalah. Untuk itu, batasi konsumsi anda terhadap cabai yang diluar kemampuan tubuh anda.
Yang menimbulkan rasa pedas pada cabai adalah kandungan capsaicin, walaupun bermanfaat, namun ini dimakan dapat menyebabkan iritasi parah, dan rasa panas pada mulut, lidah dan tenggorokan.
Pada awalnya capsaicin dalam cabai akan menimbulkan peradangan,  ketika mulai kontak dengan selaput lendir halus pada rongga mulut, tenggorokan dan perut, sehingga  segera menghasilkan sensasi panas melalui ujung saraf bebas di mukosa. Makan yoghurt yang dingin dapat membantu mengurangi rasa nyeri terbakar, karena yoghurt akan pengenceran konsentrasi capsaicin dan mencegah kontak dengan dinding perut.
Hindari menyentuh mata dengan jari-jari yang terkontaminasi zat dari cabai yang terbuka. Bilas mata terkena cabai, benamkan mata secara menyeluruh dalam air dingin untuk mengurangi iritasi. Cabai juga dapat memperburuk kondisi refluks gastro esofagus (GER) yang ada.
Senyawa kimia tertentu seperti aflatoksin (hasil dari jamur) yang ditemukan pada cabai telah diketahui dapat menyebabkan kanker lambung, hati dan usus. untuk itu, pastikan cabai yang anda dapatkan adalah cabai yang segar dan sehat.
- See more at: http://www.tipscaramanfaat.com/kandungan-dan-manfaat-cabe-bagi-kesehatan-225.html#sthash.6f9aGcJl.dpuf

Manfaat dan khasiat cabai bagi kesehatan

Capsaicin: Cabai mengandung vitamin C dan Vitamin A mengandung beta-karoten, yaitu jenis antioksidan yang kuat. Antioksidan ini berguna untuk menangkal dampak akibat radikal bebas, sehingga dapat menjaga kulit untuk senantiasa awet muda. Biasanya, bahan-bahan radikal bebas akan ikut dalam sirkulasi tubuh, dan akan menyebabkan kerusakan sel yang besar. Radikal bebas dapat merusak saraf dan pembuluh darah, yang bisa menyebabkan penyakit seperti diabetes.
Detoxicants: Cabai juga bertindak sebagai pendetoks alami, karena dapat membersihkan  limbah dari tubuh kita dan akan meningkatkan asupan nutrisi  ke jaringan tubuh. Cabai juga bertindak sebagai detoxicants pencernaan, sehingga  membantu dalam proses pencernaan makanan.
Penghilang rasa sakit: Cabai akan merangsang pelepasan endorfin yang menimbulkan efek penghilang rasa sakit alami. Karena hal ini, cabai akan mengurangi rasa sakit akibat karena herpes, diabetes, rematik serta kejang otot di bahu.
Antibiotik: Cabai akan mempercepat membawa darah segar ke daerah infeksi, sehingga darah dengan cepat untuk melawan infeksi. Sel-sel darah putih dan leukosit terbetuk karena perang antara darah dan bakteri.
Otak: Capsaicin merangsang otak untuk mengeluarkan endorfin,  dan ini akan memberikan rasa nikmat ketika ditelan. Ini alasan kenapa orang menjadi kecanduan makan cabai, walaupun sebelumnya pernah kapok karena merasa kepedasan.
Kanker: Telah banyak diketahui bahwa,  vitamin C, asam beta-karoten dan folat yang ditemukan dalam cabai mengurangi akan risiko kanker usus besar. Cabai seperti cabai merah mengandung  lycopene cartonoid, yang berguna untuk mencegah penyakit kanker.
Serangan Jantung: cabai mengandung vitamin B6 dan asam folat. Vitamin B mengurangi tingkat homocysteine ​​yang tinggi. Tingkat homocysteine ​​tinggi  dapat menyebabkan kerusakan pembuluh darah, dan ini berkaitan dengan risiko  meningkatnya serangan jantung dan stroke.Selain itu, cabai  juga akan mengubah homocysteine ​​menjadi molekul lain yang bermanfaat bagi kadar kolesterol.
Penyakit paru-paru:Cabai membantu mengatasi  hidung tersumbat, dengan jalan meningkatkan metabolisme. Hal inilah yang akan membantu melebarkan saluran udara padaparu-paru yang akan mengurangi asma dan mengi.  Asap r*k ok mengandung zat kimia seperti benzopyrene, yang dapat merusak vitamin A dalam tubuh. Vitamin A dalam cabai akan mengurangi radang paru-paru dan emfisema, yang  disebabkan karena kebiasaan mer*k ok.

Efek samping mengkonsumsi cabai

Begitu besar kandungan  nilai gizi dan manfaat cabai, namun pada beberapa kasus, cabai juga bisa menimbulkan masalah. Untuk itu, batasi konsumsi anda terhadap cabai yang diluar kemampuan tubuh anda.
Yang menimbulkan rasa pedas pada cabai adalah kandungan capsaicin, walaupun bermanfaat, namun ini dimakan dapat menyebabkan iritasi parah, dan rasa panas pada mulut, lidah dan tenggorokan.
Pada awalnya capsaicin dalam cabai akan menimbulkan peradangan,  ketika mulai kontak dengan selaput lendir halus pada rongga mulut, tenggorokan dan perut, sehingga  segera menghasilkan sensasi panas melalui ujung saraf bebas di mukosa. Makan yoghurt yang dingin dapat membantu mengurangi rasa nyeri terbakar, karena yoghurt akan pengenceran konsentrasi capsaicin dan mencegah kontak dengan dinding perut.
Hindari menyentuh mata dengan jari-jari yang terkontaminasi zat dari cabai yang terbuka. Bilas mata terkena cabai, benamkan mata secara menyeluruh dalam air dingin untuk mengurangi iritasi. Cabai juga dapat memperburuk kondisi refluks gastro esofagus (GER) yang ada.
Senyawa kimia tertentu seperti aflatoksin (hasil dari jamur) yang ditemukan pada cabai telah diketahui dapat menyebabkan kanker lambung, hati dan usus. untuk itu, pastikan cabai yang anda dapatkan adalah cabai yang segar dan sehat.
- See more at: http://www.tipscaramanfaat.com/kandungan-dan-manfaat-cabe-bagi-kesehatan-225.html#sthash.6f9aGcJl.dpuf

JJCIDCJHIDHCIHIDCVDICIDManfaat dan khasiat cabai bagi kesehatan

Capsaicin: Cabai mengandung vitamin C dan Vitamin A mengandung beta-karoten, yaitu jenis antioksidan yang kuat. Antioksidan ini berguna untuk menangkal dampak akibat radikal bebas, sehingga dapat menjaga kulit untuk senantiasa awet muda. Biasanya, bahan-bahan radikal bebas akan ikut dalam sirkulasi tubuh, dan akan menyebabkan kerusakan sel yang besar. Radikal bebas dapat merusak saraf dan pembuluh darah, yang bisa menyebabkan penyakit seperti diabetes.
Detoxicants: Cabai juga bertindak sebagai pendetoks alami, karena dapat membersihkan  limbah dari tubuh kita dan akan meningkatkan asupan nutrisi  ke jaringan tubuh. Cabai juga bertindak sebagai detoxicants pencernaan, sehingga  membantu dalam proses pencernaan makanan.
Penghilang rasa sakit: Cabai akan merangsang pelepasan endorfin yang menimbulkan efek penghilang rasa sakit alami. Karena hal ini, cabai akan mengurangi rasa sakit akibat karena herpes, diabetes, rematik serta kejang otot di bahu.
Antibiotik: Cabai akan mempercepat membawa darah segar ke daerah infeksi, sehingga darah dengan cepat untuk melawan infeksi. Sel-sel darah putih dan leukosit terbetuk karena perang antara darah dan bakteri.
Otak: Capsaicin merangsang otak untuk mengeluarkan endorfin,  dan ini akan memberikan rasa nikmat ketika ditelan. Ini alasan kenapa orang menjadi kecanduan makan cabai, walaupun sebelumnya pernah kapok karena merasa kepedasan.
Kanker: Telah banyak diketahui bahwa,  vitamin C, asam beta-karoten dan folat yang ditemukan dalam cabai mengurangi akan risiko kanker usus besar. Cabai seperti cabai merah mengandung  lycopene cartonoid, yang berguna untuk mencegah penyakit kanker.
Serangan Jantung: cabai mengandung vitamin B6 dan asam folat. Vitamin B mengurangi tingkat homocysteine ​​yang tinggi. Tingkat homocysteine ​​tinggi  dapat menyebabkan kerusakan pembuluh darah, dan ini berkaitan dengan risiko  meningkatnya serangan jantung dan stroke.Selain itu, cabai  juga akan mengubah homocysteine ​​menjadi molekul lain yang bermanfaat bagi kadar kolesterol.
Penyakit paru-paru:Cabai membantu mengatasi  hidung tersumbat, dengan jalan meningkatkan metabolisme. Hal inilah yang akan membantu melebarkan saluran udara padaparu-paru yang akan mengurangi asma dan mengi.  Asap r*k ok mengandung zat kimia seperti benzopyrene, yang dapat merusak vitamin A dalam tubuh. Vitamin A dalam cabai akan mengurangi radang paru-paru dan emfisema, yang  disebabkan karena kebiasaan mer*k ok.

Efek samping mengkonsumsi cabai

Begitu besar kandungan  nilai gizi dan manfaat cabai, namun pada beberapa kasus, cabai juga bisa menimbulkan masalah. Untuk itu, batasi konsumsi anda terhadap cabai yang diluar kemampuan tubuh anda.
Yang menimbulkan rasa pedas pada cabai adalah kandungan capsaicin, walaupun bermanfaat, namun ini dimakan dapat menyebabkan iritasi parah, dan rasa panas pada mulut, lidah dan tenggorokan.
Pada awalnya capsaicin dalam cabai akan menimbulkan peradangan,  ketika mulai kontak dengan selaput lendir halus pada rongga mulut, tenggorokan dan perut, sehingga  segera menghasilkan sensasi panas melalui ujung saraf bebas di mukosa. Makan yoghurt yang dingin dapat membantu mengurangi rasa nyeri terbakar, karena yoghurt akan pengenceran konsentrasi capsaicin dan mencegah kontak dengan dinding perut.
Hindari menyentuh mata dengan jari-jari yang terkontaminasi zat dari cabai yang terbuka. Bilas mata terkena cabai, benamkan mata secara menyeluruh dalam air dingin untuk mengurangi iritasi. Cabai juga dapat memperburuk kondisi refluks gastro esofagus (GER) yang ada.
Senyawa kimia tertentu seperti aflatoksin (hasil dari jamur) yang ditemukan pada cabai telah diketahui dapat menyebabkan kanker lambung, hati dan usus. untuk itu, pastikan cabai yang anda dapatkan adalah cabai yang segar dan sehat.
- See more at: http://www.tipscaramanfaat.com/kandungan-dan-manfaat-cabe-bagi-kesehatan-225.html#sthash.6f9aGcJl.dpuf

Manfaat dan khasiat cabai bagi kesehatan

Capsaicin: Cabai mengandung vitamin C dan Vitamin A mengandung beta-karoten, yaitu jenis antioksidan yang kuat. Antioksidan ini berguna untuk menangkal dampak akibat radikal bebas, sehingga dapat menjaga kulit untuk senantiasa awet muda. Biasanya, bahan-bahan radikal bebas akan ikut dalam sirkulasi tubuh, dan akan menyebabkan kerusakan sel yang besar. Radikal bebas dapat merusak saraf dan pembuluh darah, yang bisa menyebabkan penyakit seperti diabetes.
Detoxicants: Cabai juga bertindak sebagai pendetoks alami, karena dapat membersihkan  limbah dari tubuh kita dan akan meningkatkan asupan nutrisi  ke jaringan tubuh. Cabai juga bertindak sebagai detoxicants pencernaan, sehingga  membantu dalam proses pencernaan makanan.
Penghilang rasa sakit: Cabai akan merangsang pelepasan endorfin yang menimbulkan efek penghilang rasa sakit alami. Karena hal ini, cabai akan mengurangi rasa sakit akibat karena herpes, diabetes, rematik serta kejang otot di bahu.
Antibiotik: Cabai akan mempercepat membawa darah segar ke daerah infeksi, sehingga darah dengan cepat untuk melawan infeksi. Sel-sel darah putih dan leukosit terbetuk karena perang antara darah dan bakteri.
Otak: Capsaicin merangsang otak untuk mengeluarkan endorfin,  dan ini akan memberikan rasa nikmat ketika ditelan. Ini alasan kenapa orang menjadi kecanduan makan cabai, walaupun sebelumnya pernah kapok karena merasa kepedasan.
Kanker: Telah banyak diketahui bahwa,  vitamin C, asam beta-karoten dan folat yang ditemukan dalam cabai mengurangi akan risiko kanker usus besar. Cabai seperti cabai merah mengandung  lycopene cartonoid, yang berguna untuk mencegah penyakit kanker.
Serangan Jantung: cabai mengandung vitamin B6 dan asam folat. Vitamin B mengurangi tingkat homocysteine ​​yang tinggi. Tingkat homocysteine ​​tinggi  dapat menyebabkan kerusakan pembuluh darah, dan ini berkaitan dengan risiko  meningkatnya serangan jantung dan stroke.Selain itu, cabai  juga akan mengubah homocysteine ​​menjadi molekul lain yang bermanfaat bagi kadar kolesterol.
Penyakit paru-paru:Cabai membantu mengatasi  hidung tersumbat, dengan jalan meningkatkan metabolisme. Hal inilah yang akan membantu melebarkan saluran udara padaparu-paru yang akan mengurangi asma dan mengi.  Asap r*k ok mengandung zat kimia seperti benzopyrene, yang dapat merusak vitamin A dalam tubuh. Vitamin A dalam cabai akan mengurangi radang paru-paru dan emfisema, yang  disebabkan karena kebiasaan mer*k ok.

Efek samping mengkonsumsi cabai

Begitu besar kandungan  nilai gizi dan manfaat cabai, namun pada beberapa kasus, cabai juga bisa menimbulkan masalah. Untuk itu, batasi konsumsi anda terhadap cabai yang diluar kemampuan tubuh anda.
Yang menimbulkan rasa pedas pada cabai adalah kandungan capsaicin, walaupun bermanfaat, namun ini dimakan dapat menyebabkan iritasi parah, dan rasa panas pada mulut, lidah dan tenggorokan.
Pada awalnya capsaicin dalam cabai akan menimbulkan peradangan,  ketika mulai kontak dengan selaput lendir halus pada rongga mulut, tenggorokan dan perut, sehingga  segera menghasilkan sensasi panas melalui ujung saraf bebas di mukosa. Makan yoghurt yang dingin dapat membantu mengurangi rasa nyeri terbakar, karena yoghurt akan pengenceran konsentrasi capsaicin dan mencegah kontak dengan dinding perut.
Hindari menyentuh mata dengan jari-jari yang terkontaminasi zat dari cabai yang terbuka. Bilas mata terkena cabai, benamkan mata secara menyeluruh dalam air dingin untuk mengurangi iritasi. Cabai juga dapat memperburuk kondisi refluks gastro esofagus (GER) yang ada.
Senyawa kimia tertentu seperti aflatoksin (hasil dari jamur) yang ditemukan pada cabai telah diketahui dapat menyebabkan kanker lambung, hati dan usus. untuk itu, pastikan cabai yang anda dapatkan adalah cabai yang segar dan sehat.
- See more at: http://www.tipscaramanfaat.com/kandungan-dan-manfaat-cabe-bagi-kesehatan-225.html#sthash.6f9aGcJl.dpuf

1 komentar: